Kamis, 09 Desember 2010

Narendra Aryasatya

Setelah menunggu sekian bulan (tepatnya 37 minggu), akhirnya the lovely baby... muncul juga ke dunia.

Tanggal 29 november 2010 jam 1 dini hari, terpaksa aku membangunkan suami yang sedang tidur pulas karena rasanya perut ini mulas sampai ke pinggang. Berdasarkan beberapa artikel yang aku baca, nyeri yang seperti itu apalagi dengan frekuensi yang sering dan kurang dari 10 menit, adalah tanda-tanda akan datangnya persalinan. Segera saat itu juga kami meluncur ke RS bersalin terdekat. Dan berdasarkan pemeriksaan perawat, benar juga, sudah ada pembukaan 1 cm di jalan lahir, aku dianjurkan untuk menginap di RS itu...

Paginya rasa mulas semakin terasa, dan semakin kuat... Rasanya seperti nyeri waktu menstruasi, hanya 1000 kalilipat hehe... Suami ku sayang terus ada di sebelahku dan menyediakan tangannya untuk aku remas-remas.

Akhirnya tanggal 29 November 2010 jam 14.20 the lovely NARENDRA ARYASATYA ku menampakan tubuh mungilnya. Dokter meletakkan Arya di perutku sementara beliau memotong tali pusat yang menghubungkanku dengan Arya-ku. Aku bisa melihat tubuh birunya...hangat tubuhnya... dan saat itu adalah saat yang paling luar biasa...yang belum pernah aku rasakan seumur hidupku.

INILAH RASANYA KEHIDUPAN....

Tapi, kebahagiaan itu sempat terusik karena pada hari ke-2, Arya harus dirujuk ke RSI karena dia terkena infeksi lambung. Belum sempat dia menyusu ASI-ku, dia sudah muntah kecoklatan yang didiagnosa dokter sebagai pendarahan lambung. Terpaksa arya harus di infus, di oksigen dan dipakaikan selang untuk minum-nya. hancur rasanya hatiku saat itu. Tapi aku harus kuat... Demi Arya-ku...

Dan sampai hari ini, hari ke-10 dari kelahirannya, Arya harus di fototherapy karena setelah infeksinya sembuh, penyakit kuning (jaudince) menyerangnya. Gak sabar pengen gendong, gantiin popok, ngelonin... Tapi aku harus sabar demi kesembuhannya...

Cepat sembuh ya sayangku... Arya-ku...